Presiden Tekankan Perang Mafia Pangan, Mentan Siapkan Langkah Tegas

Dukungan DPD RI menguatkan langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam memperkuat ketahanan pangan, memberantas mafia pangan, dan mendorong penanaman jagung serentak.

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 2 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan setiap anggaran Kementan harus berdampak bagi petani.
(Dok. Kementan)

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan setiap anggaran Kementan harus berdampak bagi petani. (Dok. Kementan)

DI BALIK rapat panjang hingga malam, terhampar satu kegelisahan yang berulang: bagaimana membungkam mafia pangan yang merampas hak petani dan mengganggu dapur rakyat.

Presiden, dengan gaya yang jarang terlihat publik, menyoroti hingga detail anggaran, seolah ingin memastikan.

Tak ada celah bagi permainan busuk segelintir orang yang berkuasa di balik pasokan beras, jagung, hingga energi.

“Beliau konsen, bukan hanya bicara soal angka, tapi soal kesejahteraan rakyat,” ujar Tamsil Linrung, Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Dia menyampaikan hal itu selepas menghadiri pertemuan maraton bersama Presiden, dari sore hingga menjelang malam.

Komitmen Presiden Menghadapi Mafia Pangan demi Kesejahteraan

Bagi Tamsil, perhatian Presiden terhadap detail anggaran menandakan keseriusan pemerintah untuk tidak lagi membiarkan praktik mafia pangan bersemayam dalam rantai distribusi yang vital.

“Presiden memberikan penekanan bagaimana menghadapi mafia-mafia ini, karena beliau ingin mewujudkan kesejahteraan rakyat,” kata Tamsil.

Sorotan ini bukan tanpa sebab, mengingat praktik manipulasi harga, penimbunan, hingga permainan impor kerap menekan petani dan membuat harga pangan tak stabil.

Dalam kacamata DPD, keberanian Presiden menghadapi persoalan ini menjadi cambuk bagi pemerintah daerah.

Tidak hanya mengandalkan dana transfer, melainkan berinovasi mencari solusi ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dukungan DPD RI Terhadap Strategi Kementan dan Mentan Amran

Langkah Presiden itu mendapat sambutan hangat dari Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Mentan sejak awal kepemimpinannya bertekad memberantas mafia pangan sambil memperkuat produksi dalam negeri.

“Kita ikut men-support program ketahanan pangan yang menjadi konsen Kementerian, dan kita tahu bahwa memang sangat berhasil,” ujar Tamsil, usai bertemu Mentan Amran di Jakarta, Selasa (2/9/2025).

Ia menambahkan, keberhasilan Indonesia keluar dari ketergantungan impor beras menjadi bukti nyata kerja lapangan yang memberikan dampak besar bagi ketersediaan pangan nasional.

“Kita sudah mempunyai cadangan pangan yang luar biasa, kita sudah tidak lagi impor,” tegas Tamsil, sembari menyebut kerja tegas Mentan sebagai bukti keseriusan pemerintah.

Penanaman Jagung Serentak Jadi Strategi Kedaulatan Pangan Baru

Meski surplus beras sudah diraih, Tamsil mengingatkan bahwa pekerjaan rumah belum selesai.

Terutama untuk komoditas jagung yang kerap bergantung pada impor dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak.

“Kita ingin mengembangkan supaya bukan hanya padi yang bebas impor, tapi juga tanam jagung,” katanya.

Tamsil menegaskan rencana DPD RI untuk menggelar program penanaman jagung serentak di empat subwilayah Indonesia.

Mentan Amran merespons gagasan ini dengan tangan terbuka, bahkan menegaskan pertanian adalah kerja kolektif lintas lembaga, bukan semata tugas Kementan.

“Kolaborasi sangat bagus, pertanian adalah kerja bersama kementerian terkait, DPR, DPD, BUMN. Kalau DPD siap, siapkan lahan di Sulsel, kami kirim alat dan bibit,” ujarnya.

Transparansi Anggaran Kementan dan Pendampingan Teknis unntuk Petani

Di luar soal produksi, Mentan Amran mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran di Kementan harus berbuah nyata bagi petani, tanpa boleh digerogoti kepentingan lain.

“Satu rupiah itu harus ada hasil, karena ini uang rakyat, jadi harus ada pertanggungjawabannya,” tandas Amran.

Ia memastikan program pendampingan teknis dilakukan langsung oleh pejabat eselon I dan II Kementan, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat.

“Bukan seremonial, masyarakat nanti yang datang akan dapat benih gratis supaya bisa langsung merasakan kehadiran pemerintah di sekitar mereka,” ujarnya.

Dengan begitu, janji kesejahteraan tak hanya berhenti di panggung politik, tetapi menjejak di sawah, ladang, dan pasar rakyat.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infobumn.com dan Bisnisnews.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Adilmakmur.co.id dan Hallokampus.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Nusraraya.com dan Jakartaoke.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Berita Terkait

Mengenal Lebih Dekat Investasi Crypto
Kebakaran IMIP Morowali: Api Mengamuk di Struktur Baja, Polisi Lakukan Olah TKP
Makanan Ringan Indonesia Laris di Thailand, Ekspor Melesat Tajam
Dividen MSIG Life Capai Rp336 Miliar, Laba Syariah Disisihkan Demi Regulasi
Telkom Indonesia Umumkan Restrukturisasi Komisaris dan Direksi Serta Pembagian Dividen Besar
BRI Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset Hong Kong, Kembali Torehkan Prestasi Global
BRI Raih Digital Channel Terbaik Versi Bank Service Excellence Monito 2025, Kualitas Layanan Semakin Meningkat
Manajemen Risiko Efektif dan Prudent, Kualitas Kredit BRI Semakin Membaik dengan Pencadangan Kuat

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 22:13 WIB

Mengenal Lebih Dekat Investasi Crypto

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:27 WIB

Kebakaran IMIP Morowali: Api Mengamuk di Struktur Baja, Polisi Lakukan Olah TKP

Selasa, 2 September 2025 - 14:51 WIB

Presiden Tekankan Perang Mafia Pangan, Mentan Siapkan Langkah Tegas

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:29 WIB

Makanan Ringan Indonesia Laris di Thailand, Ekspor Melesat Tajam

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:56 WIB

Dividen MSIG Life Capai Rp336 Miliar, Laba Syariah Disisihkan Demi Regulasi

Berita Terbaru