Dividen BUMN Mencapai Rp80 Triliun, Kementerian BUMN Siap Suntik Dana ke PT Industri Kereta Api

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 25 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri BUMN Erick Thohir. (Instagram.com/@kementerianbumn)

Menteri BUMN Erick Thohir. (Instagram.com/@kementerianbumn)

INFOBUMN.COM – Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa Kementerian BUMN siap menyuntikkan dana ke PT Industri Kereta Api atau INKA untuk mempercepat pengadaan gerbong KRL.

“Kalau ingin ada percepatan pengadaan daripada gerbong yang diproduksi INKA, kita sendiri akan mengusulkan tambahan suntikan modal di tahun 2024.”

“Toh, BUMN sendiri kan devidennya Rp80 triliun, jadi tidak ada salah ketika kita mengambil sebagian kembali yg selama ini targetnya Rp40 triliun,” kata Menteri Erick Thohir.

Erick Thohir menyampaikan hal itu menghadiri acara Indonesia-China Smart City Technology & Investment Expo 2023 Ben Yura Rimba saat menyampaikan sambutan di Jakarta, Kamis 25 Mei 2023.

Erick Thohir menuturkan rencana pengadaan KRL dengan mendatangkan dari Jepang, perlu dilihat dari dua hal.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Gibran Rakabuming Ungkap Secara Terbuka Soal Perannya dalam Pertemuan dengan Prabowo Subianto

Pertama, kapasitas produksi INKA yang disesuaikan dengan peningkatan penggunaan kereta api di Indonesia. Kedua, jumlah data pengguna kereta api terutama KRL.

Erick Thohir bahkan telah meminta PT KAI untuk memberikan data terkini jumlah penumpang pasca meredanya COVID-19.

“Kalau kita bicara data COVID-19 itu KAI kan masih menggunakan data konservatif dan KAI tidak berhenti beroperasi loh saat COVID.”

“Coba kalo kita kebayang ya itu pure private sector berhenti enggak tuh kereta? Berhenti.”

“Cuma, kalau BUMN kan enggak boleh berhenti namanya juga melayani. Nah, tentu 2 data ini yang saya sedang tunggu,” ucap Erick Thohir.

Terkait kapasitas produk INKA dan sinkronisasi data penumpang kereta tersebut, Erick mengaku telah berkoordinasi.

Yaitu dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perhubungan.

“Untuk sinkronisasi data memang berapa kapasitas INKA bisa memproduksi, kapasitas kereta api memprediksi.”

“Nah itu harus ada titik ketemunya jangan semua solusi itu hanya dilihat satu titik,” tutur Erick Thohir.***

Berita Terkait

Mengenal Lebih Dekat Investasi Crypto
Kebakaran IMIP Morowali: Api Mengamuk di Struktur Baja, Polisi Lakukan Olah TKP
Presiden Tekankan Perang Mafia Pangan, Mentan Siapkan Langkah Tegas
Makanan Ringan Indonesia Laris di Thailand, Ekspor Melesat Tajam
Dividen MSIG Life Capai Rp336 Miliar, Laba Syariah Disisihkan Demi Regulasi
Telkom Indonesia Umumkan Restrukturisasi Komisaris dan Direksi Serta Pembagian Dividen Besar
BRI Raih Tiga Penghargaan Prestisius dari The Asset Hong Kong, Kembali Torehkan Prestasi Global
BRI Raih Digital Channel Terbaik Versi Bank Service Excellence Monito 2025, Kualitas Layanan Semakin Meningkat

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 22:13 WIB

Mengenal Lebih Dekat Investasi Crypto

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:27 WIB

Kebakaran IMIP Morowali: Api Mengamuk di Struktur Baja, Polisi Lakukan Olah TKP

Selasa, 2 September 2025 - 14:51 WIB

Presiden Tekankan Perang Mafia Pangan, Mentan Siapkan Langkah Tegas

Rabu, 25 Juni 2025 - 09:29 WIB

Makanan Ringan Indonesia Laris di Thailand, Ekspor Melesat Tajam

Rabu, 25 Juni 2025 - 08:56 WIB

Dividen MSIG Life Capai Rp336 Miliar, Laba Syariah Disisihkan Demi Regulasi

Berita Terbaru