BNI Dukung Bisnis Coklat Asal Bali Mendunia, Termasuk ke Jepang, AS hingga Arab Saudi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 9 Mei 2023 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi petani kakao. (Pixabay.com/Dekanda)

Ilustrasi petani kakao. (Pixabay.com/Dekanda)

INFOBUMN.COM – Bercita-cita mendukung ekonomi petani kakao di Bali, Cau Chocolates menjelma sebagai produk olahan coklat kebanggaan Pulau Dewata yang mampu menembus pasar internasional.

Mitra usaha binaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk itu awalnya didirikan oleh Kadek Surya Prasetya Wiguna sejak 2014.

Berbekal pengetahuannya sebagai Karyawan BUMN selama 9 tahun, Dia mencoba membuat bisnis Kakao dan turunannya dibimbing oleh ayahnya yang bernama DR Ir. I Wayan Alit Artha Wiguna, MSi seorang penyuluh di bidang pertanian

Baca artikel menarik lainnya di sini: Gokil! Transaksi QRIS BRI Meroket pada Periode Libur Lebaran 2023

Usaha tersebut dilatarbelakangi cita-cita untuk memberikan kemudahan akses bagi petani kakao lokal mendistribusikan hasil pertaniannya.

Bekal sebagai penyuluh memuluskan jalannya untuk menghidupi petani kakao fermentasi organik yang diajarkan olehnya.

“Bisnis ini dimulai atas kekhawatiran kepada ketidakseimbangan antara sektor pariwisata dan pertanian di bali, terlebih lagi sebagian besar pabrik coklat di Bali justru dimiliki orang asing, sampai hari ini Cau Chocolates menjadi satu satunya pabrik kakao yg menggunakan 100 persen tenaga lokal,” kata Kadek Surya dalam siaran pers BNI yang diterima pada Senin 8 Mei 2023.

Seiring berjalannya bisnis ini, Cau Chocolates menjadi satu-satunya pabrik coklat level industri kecil menengah (IKM) yang memiliki sertifikat organik yang terakreditasi baik dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Badan Pangan, Obat dan Makanan (BPOM).

Kemudian meraih sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) serta sertifikasi halal.

Dalam menjalankan bisnisnya, Kadek Surya mampu memadukan pabrik coklat dan budaya Bali dalam aktivitasnya.

Tak pelak, bisnis yang dirintisnya turut berkontribusi untuk mendukung pariwisata di Pulau Dewata.

Belum lagi, Cau Chocolates telah memiliki kebun kelolaan sendiri, termasuk pabrik serta toko yang terintegrasi.

Alhasil, seluruh produk yang dihasilkan memberikan dampak sosial cukup besar termasuk bagi petani di kebun maupun pekerja di pabrik dan toko.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Di balik usahanya memperluas pasar, BNI menjadi partner bank utama bagi Cau Chocolates Bali.

Dia mengapresiasi sikap BNI yang terus mendukung aktivitas bisnisnya hingga di posisi saat ini.

“BNI adalah partner Bank Utama Cau Chocolates Bali.”

“Semua produk BNI telah memberikan kemudahan bagi Cau Chocolates untuk mentransformasi market ke arah distribusi nasional dan global,” terangnya.

BNI membuka akses pasar lebih luas bagi Cau Chocolates dengan melibatkan industri kecil menengah tersebut dalam berbagai pameran internasional.

Mereka juga dikenakan dengan sejumlah pembeli potensial untuk menjaring pasar luar negeri.

Lewat dukungan yang diberikan BNI, produk Cau Chocolates sukses menembus pasar seperti Malaysia, Jepang, Singapura, Amerika Serikat, Qatar, Arab Saudi hingga Australia.

Pun telah memperluas jangkauan, Kadek Surya tak berpuas diri.

Dia terus berupaya untuk memperbaiki rasa serta menurunkan biaya infrastruktur demi bersaing lebih baik dengan pasar internasional.

Di tengah upaya pengembangan tersebut, Kadek Surya berharap BNI terus mendukung pelaku usaha kecil menengah mendapatkan fasilitas perbankan, kecepatan pelayanan dan bunga murah.

“Semoga BNI terus mendukung kami membuka pasar untuk sektor ekspor melalui program Xpora,” terangnya.

Adapun, BNI terus berkomitmen untuk terlibat aktif dalam menggerakkan ekonomi Indonesia Maju dengan berfokus pada tiga hal yaitu, Go Global, Go Digital, dan Go Green.

Visi tersebut telah dilaksanakan selama 77 tahun BNI berdiri sebagai bank milik negara.

Tidak hanya berfokus untuk mendorong profitabilitas dan kinerja berkelanjutan, BNI juga mendorong upaya menggerakkan kinerja ekonomi agar dapat maju bersama.***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Berita Terkait

Setoran Dividen Badan Usaha Milik Negara Meningkat Drastis, BRI Jadi Kontributor Deviden Teratas
Pertamina Didorong Sebagai BUMN Kelas Global, Menteri BUMN Erick Thohir Ungkap Alasannya
Penyertaan Modal Negara Capai Sebesar Rp44,24 Triliun di 2025, Inilah Inilah Daftar Lengkap BUMN Penerima
Perkokoh 4 Tahun Transformasi Organisasi, Pertamina Group Gelar AKHLAK Fest 2024
Perusahaan BUMN Didorong untuk Bermitra dengan Pelaku Usaha Swasta dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
Beli 2 Unit Kapal Penumpang Baru, PT Pelayaran Nasional Indonesia Usulkan PNM Sebesar Rp2,5 Triliun
Versi Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
Termasuk PT Indonesia Farma Tbk, Menteri BUMN Erick Thohir Angkat Bicara Penyelamatan BUMN
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 15:08 WIB

Kami Mengucapkan Selamat Bertugas kepada Bapak Sudaryono Sebagai Wakil Menteri Pertanian RI

Kamis, 18 Juli 2024 - 13:56 WIB

Presiden Jokowi Lantik 3 Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju, Termasuk Sudaryono dan Thomas Djiwandono

Senin, 15 Juli 2024 - 09:01 WIB

Ada Insiden Penembakan Donald Trump, Begini Respons Istana Jakarta Terkait Pengamanan Presiden Jokowi

Sabtu, 13 Juli 2024 - 11:02 WIB

Kasus Importasi Gula PT SMIP, Kejaksaan Agung Periksa Ketua Tim Bidang Pertanian pada Kemenag

Sabtu, 6 Juli 2024 - 09:21 WIB

Rencana Pembentukan Pansus Dugaan Mark Up Impor 2,2 Juta Ton Beras dari Vietnam Dapat Dukungan

Sabtu, 6 Juli 2024 - 00:48 WIB

Dengan Sertifikat Lisensi dari BNSP, LSP IKEPAMI Siap Tingkatkan Profesionalisme Pasar Modal

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:36 WIB

Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan Undur Diri, Dampak Serangan Siber terhadap Server PDN

Rabu, 3 Juli 2024 - 15:01 WIB

Kasus Korupsi Pengadaan LNG Karen Agustiawan, KPK Panggil Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan

Berita Terbaru