Hainan Daily Press Group dan Nanyang Siang Pau asal Malaysia Luncurkan Survei Investasi ASEAN, Bertepatan dengan 100 Hari Sistem Kepabeanan Khusus yang Diterapkan Hainan FTP

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAIKOU, Tiongkok, 30 Maret 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari Hainan International Media Center:

Lebih dari 70% perusahaan ASEAN yang disurvei mengakui peran strategis Hainan sebagai "platform transit atau re-ekspor" untuk merambah pasar Tiongkok daratan. Hal ini tercantum dalam laporan bersama yang dirilis pada Jumat lalu, bertepatan dengan 100 hari sistem kepabeanan khusus di seluruh pulau yang diterapkan Pelabuhan Bebas Hainan (Hainan FTP) mulai 18 Desember 2025.

Full-page coverage in the March 27, 2026, editions of Nanyang Siang Pau (Page B5) and Hainan Daily (a double-page spread on Pages A06/07), featuring the report of the Survey on ASEAN Enterprises' Willingness to Invest in Hainan Against the Backdrop of Special Customs Operations.
Full-page coverage in the March 27, 2026, editions of Nanyang Siang Pau (Page B5) and Hainan Daily (a double-page spread on Pages A06/07), featuring the report of the Survey on ASEAN Enterprises’ Willingness to Invest in Hainan Against the Backdrop of Special Customs Operations.

Seiring dengan manfaat kebijakan dari sistem kepabeanan khusus tersebut, minat perusahaan ASEAN untuk berinvestasi di Hainan juga terus meningkat. Laporan ini menjadi referensi mengenai perspektif perusahaan ASEAN yang ingin memperdalam kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Hainan dan ASEAN, serta membantu Hainan membangun posisinya sebagai basis penting bagi perusahaan Tiongkok yang berekspansi ke luar negeri dan perusahaan ASEAN yang merambah pasar Tiongkok.

Survei ini dijalankan oleh Hainan Daily Press Group dan media keuangan Malaysia yang telah berdiri lebih dari satu abad, Nanyang Siang Pau, melalui Hainan International Media Center (HIMC) ASEAN Liaison Center. Survei tersebut menggabungkan metode kuesioner daring dengan penelitian lapangan  pada November 2025. Selain melibatkan 106 perusahaan di Malaysia, Singapura, Indonesia, Thailand, dan Laos—termasuk UKM, usaha rintisan, serta lembaga investasi profesional di sektor manufaktur, perdagangan dan logistik, jasa, serta ekonomi digital—laporan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha ASEAN telah beralih dari penilaian berbasiskan "daya tarik kebijakan" menuju evaluasi menyeluruh terhadap "kelayakan operasional secara kelembagaan."

Kalangan perusahaan kini memandang Hainan FTP sebagai "proyek kelembagaan", bukan sekadar kawasan industri atau suaka pajak (tax haven). Berdasarkan hasil pemeringkatan survei, "dukungan dan kemudahan finansial" menjadi harapan utama terkait dengan dukungan pemerintah. Hal tersebut diikuti oleh "kepastian hukum dan iklim pasar", serta "interpretasi dan panduan kebijakan."

Survei ini juga menunjukkan, perusahaan ASEAN mengharapkan Hainan berperan sebagai "zona penyangga" dan "zona antarmuka" yang memberikan panduan operasional melalui studi kasus konkret dan pendekatan berbasiskan skenario, termasuk mengenai pendirian usaha, akses pasar domestik, serta pengelolaan risiko kepatuhan regulasi.

Laporan ini tersedia dalam dua bahasa melalui tautan berikut: https://www.hicn.cn/page?n=2810678&m=1&s=1044&l=1021.

Berita Terkait

RevitaLash® Cosmetics Memperkenalkan RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner, Serum Bulu Mata Revolusioner Tanpa Kandungan Analog Prostaglandin
Cambridge English Educational Partners Dukung Kemampuan Bahasa Inggris Pelajar Usia Dini Malaysia pada Era AI
EarthCare Foundation Gelar Subforum sebagai Rangkaian dari ASEAN-China Environmental Cooperation Forum 2026, Dorong Masyarakat Tangguh Hadapi Perubahan Iklim
Memperingati World School Milk Day, Tetra Pak Soroti Peran Teknologi dalam Memperkuat Program Pemberian Makanan di Sekolah
China (Guangzhou) International Building Decoration Fair Siapkan Ekspansi Global Menuju 2027
Johnson Controls Bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed 2.0, Perkuat Infrastruktur AI Generasi Baru
GOVWARE 2026 HADIRKAN PEMIMPIN KEAMANAN SIBER GLOBAL DI TENGAH PERKEMBANGAN AGENTIC AI
Midea Perkenalkan “Power-Cooling Hyperconvergence Architecture” Pertama di Industri di Ajang Data Center World Asia 2026

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 02:55 WIB

Cambridge English Educational Partners Dukung Kemampuan Bahasa Inggris Pelajar Usia Dini Malaysia pada Era AI

Rabu, 30 September 2026 - 02:42 WIB

EarthCare Foundation Gelar Subforum sebagai Rangkaian dari ASEAN-China Environmental Cooperation Forum 2026, Dorong Masyarakat Tangguh Hadapi Perubahan Iklim

Rabu, 30 September 2026 - 00:00 WIB

Memperingati World School Milk Day, Tetra Pak Soroti Peran Teknologi dalam Memperkuat Program Pemberian Makanan di Sekolah

Selasa, 29 September 2026 - 15:03 WIB

China (Guangzhou) International Building Decoration Fair Siapkan Ekspansi Global Menuju 2027

Selasa, 29 September 2026 - 06:27 WIB

Johnson Controls Bergabung dengan Sustainable Tropical Data Centre Testbed 2.0, Perkuat Infrastruktur AI Generasi Baru

Berita Terbaru