Doremindo Agency (DO’A) Tetap Setia Melayani Jasa Pasang Iklan di Koran dan Media Cetak

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 19 Desember 2023 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Doremindo Agency (DO’A) Tetap Setia Layani Pemasangan Iklan di Koran / Media Cetak (Dok. Doremindo)

Foto : Doremindo Agency (DO’A) Tetap Setia Layani Pemasangan Iklan di Koran / Media Cetak (Dok. Doremindo)

INFOBUMN.COM – Seperti yang kita semua ketahui, perkembangan media cetak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, dari tahun ke tahun semakin mengalami penurunan oplah cetak.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Bahkan tidak sedikit media koran ternama dari group media besar juga mengalami dampaknya.

Beberapa media koran yang sudah tidak cetak saat ini antara lain : Koran Tempo (beralih ke Koran Digital Tempo), Koran Republika (fokus mengembangkan media online Republika), juga Koran Sindo (versi digital onlinenya yang terus dikembangkan).

Meskipun media online terus muncul berbanjiran, banyak agency rekan media cetak juga sudah beralih layanan dari jasa pasang iklan di koran / media cetak, menjadi fokus melayani pemasangan iklan online / digital dan media sosial saja.

Namun, tidak demikian dengan biro iklan resmi yang satu ini, Doremindo Agency (DO’A), yang memiliki nama lengkap PT Doremindo International, hingga kini tetap eksis dan setia memberikan pelayanan jasa pasang iklan di koran dan media cetak bagi yang membutuhkan pemasangan iklan di koran dan media cetak.

“Meskipun porsi iklan di media koran / media cetak semakin turun dan berkurang dari waktu ke waktu, berbanding terbalik dengan porsi iklan di media online, Doremindo yang sudah berkecimpung dalam dunia media buying dan media buying sejak tahun 2009 lalu.

Hingga kini masih tetap setia melayani masyarakat dan perusahaan yang butuh pasang iklan di media cetak,” kata Direktur Marketing Doremindo, Suardi dalam keterangan tertulis.

Menurut Suardi, dibutuhkan pengalaman dan keahlian dari jasa periklanan seperti Doremindo Agency (DO’A) untuk melihat peta penyebaran dari media massa cetak yang masih kuat eksis di tengah begitu banyaknya media online.

“Keperluan promosi dan pasang iklan di media massa cetak ini masih tetap dibutuhkan oleh perusahaan dan brand-brand, karena masih ada pangsa pasar dari pembaca koran dan majalah, yang hingga kini tetap lebih suka dan lebih nyaman konsumsi berita dari koran dan majalah dibandingkan media online,

Salah satu alasannya karena di media online seringkali terlalu banyak iklan bermunculan sehingga sangat mengganggu fokus dalam membaca,” tutur Suardi.

Koran dan media cetak lainnya, tetap dinantikan kehadirannya dan terasa lebih nyaman dibaca bagi sebagian orang, terutama bagi mereka yang sudah mengenal koran sejak dulu.

Membaca koran di pagi hari sembari ngopi atau minum teh misalnya, memiliki makna tersendiri bagi yang memahami.

Doremindo Agency sudah bergelut dalam bidang periklanan, tepatnya bidang media buying sejak tahun 2009, awalnya mulai dari melayani pemasangan iklan di media cetak yakni iklan di berbagai koran nasional maupun koran daerah.

Melayani media koran berbahasa Indonesia dan bahasa asing seperti Inggris, Mandarin, Jepang dan Korea.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

“Dan, seiring berjalannya waktu, selain melayani pemasangan iklan di koran dan majalah, kami juga memperluas layanan jasa pemasangan iklan di media digital online,

Terutama di berbagai media berita online ternama di Indonesia, termasuk iklan banner dan artikel rilis / advertorial” pinta Suardi selaku Direktur Marketing Doremindo mengenai perjalanan bisnis periklanannya.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tidak bisa dipungkiri, berdasarkan data dan fakta dari lembaga survei maupun kenyataan di lapangan, pasar media cetak terutama koran dan majalah memang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir ini.

“Memang banyak agency iklan (biro iklan) sudah mulai meninggalkan jasa layanan pasang iklan di bidang media cetak, karena pasarnya semakin kecil.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Kalau kami punya pemikiran sebaliknya, akan tetap setia melayani jasa pemasangan iklan di media cetak seperti koran dan majalah, selama media itu masih ada, karena sudah memiliki keterikatan jiwa dan batin dengan perjalanan dan perkembangan Doremindo.

Dan kami yakin, untuk media koran ternama yang sudah eksis selama puluhan tahun, akan tetap bertahan dalam waktu yang lama.” tambahnya.

Kehadiran media berita online memang terus melesat, dikarenakan jauh lebih mudah membangun sebuah media online dibandingkan media koran.

Tidak heran, media online banyak bermunculan yang baru-baru, tetapi tidak banyak yang bisa mempertahankan eksistensi dikarenakan persaingan di media online juga ketat.

Lain halnya dengan media koran ternama, butuh waktu yang lama, biaya cetak yang besar, jaringan distribusi yang baik untuk membangun media koran hingga bisa terkenal dan bertahan selama puluhan tahun.

Dari segi konten berita, jauh lebih mudah beredar berita hoaks di media online dibandingkan dengan media koran.

Karena media online mengedepankan kecepatan arus informasi, perubahan informasi bisa berubah dalam hitungan menit bahkan detik.

Sedangkan media koran, memiliki jalur penyaringan berita yang lebih ketat dan akurat, sehingga tidak heran sebagian orang berpendapat berita yang muncul di koran yang sudah dicetak lebih bisa dipercaya dan tidak mudah dipalsukan,

Karena rangkuman berita dan informasi penting hari ini akan dirangkum, dicerna dan dipublikasikan pada keesokan harinya.

“Kami tentunya juga mengikuti perkembangan zaman, menyediakan layanan iklan di media online / digital yang terus dan semakin berkembang.

Tetapi, ada beberapa jenis iklan seperti iklan pengumuman, iklan duka cita, iklan ucapan, iklan kehilangan, iklan tender / lelang, iklan permohonan maaf dan lainnya, orang cenderung lebih memilih pasang iklan di media cetak koran,

Karena lebih memiliki bukti nyata, ada sesuatu yang bisa dipegang.” lanjut Suardi dari Doremindo Agency menjelaskan.

Media cetak sendiri juga melakukan transformasi yang menyentuh pada aspek digital itu sendiri.

Inisiatif ini diwujudkan melalui konten e-paper dan AR (Augmented Reality). Beberapa media cetak sudah menyediakan akses koran ke versi digital.

E-paper merupakan versi digital dari media massa cetak yang sudah terbit dan dihadirkan kepada pemirsa setianya melalui media internet.

Konten tersebut dapat diakses kembali melalui portal media yang bersangkutan maupun pencarian melalui mesin pencari.

Media cetak mengambil pangsa pasar yang relatif kecil saat ini, hanya yang mempunyai ciri khas dan berkualitas, mempertahankan budaya penulisan berita yang berbobot serta beradaptasi dengan perubahan zaman lah yang akan bisa bertahan.

“Sebagai agency periklanan, Doremindo memiliki hubungan kerja yang baik dengan berbagai media dan majalah di Indonesia termasuk cetak, sehingga sangat bisa membantu klien dengan konsultasi yang intens dalam membuat kemasan iklan yang sesuai sasaran dan harga yang spesial tentunya,” kata Suardi.

Budaya membaca memang perlu terus dipertahankan sebagai upaya membangun peradaban yang sesuai dengan jati diri Indonesia.

Membaca untuk menambah pengetahuan bisa dari berbagai sumber.

Bagi kaum milenial, memang lebih terbiasa mengakses berita dan konten di media online maupun media sosial.

Namun koran, tetap lebih dicintai mereka yang sudah mengenalnya dari dulu.

Berita Terkait

PT Semen Indonesia Tbk Berdayakan 110 UMKM Lewat Program Hampers Berkah UMKM Rembang
BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR: Jalan Sukses bagi 500 Pelaku UMKM Terpilih
APINDO UMKM Merdeka Festival: Mendorong UMKM Indonesia Perluas Peluang Bisnis
PT Timah Tbk Kucurkan Dana Rp2 Miliar untuk Bantu Modal Mitra UMKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Kredit Usaha Menengan Kecil dan Mikro BRI Terus Tumbuh hingga Capai Rp989,6 Triliun
Dukung UMKM Naik Kelas dengan Sertifikasi TKDN, BRI Gandeng Dekranas dan Kementerian BUMN
BUMN dan Himpunan Bank Milik Negara Fokus pada Pembiayaan, Erick Thohir: Dorong UMKM Go Global
Sejumlah UMKM Binaan PT Pertamina Ikut Serta dalam Ajang Pameran Interior dan Craft 2023
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:04 WIB

Penandatanganan Swakelola PSKK oleh BNSP di Jogja, Langkah Penting untuk Sertifikasi

Selasa, 21 Mei 2024 - 07:30 WIB

7 Pejabat Kementan Jadi Saksi untuk SYL, Kasdi, dan Hatta Terkait Kasus Pemerasan dan Gatifikasi di Kementan

Senin, 20 Mei 2024 - 15:11 WIB

Momen Presiden Terpilih Prabowo Subianto dan CEO SpaceX Elon Musk Bertemu di Bali

Senin, 20 Mei 2024 - 14:28 WIB

Jokowi Perkenalkan Prabowo Subianto sebagai Presiden Terpilih di 10th World Water Forum 2024 Bali

Senin, 20 Mei 2024 - 10:03 WIB

Sempat Jadi Komisaris BUMN PT Petrokimia Gresik, Ini Profil Anggota DPR Indira Chunda Thita Syahrul

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:46 WIB

KPK Periksa Head of Finance PT KB Valbury Sekuritas, Terkait Korupsi Bermodus Invstasi Fiktif di PT Taspen

Jumat, 17 Mei 2024 - 13:27 WIB

Sosialisasi Indonesia Kompeten: Langkah Awal Menuju Indonesia Emas

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:49 WIB

Sandra Dewi Bungkam Usai Jadi Saksi Kasus Korupsi Timah, Diperiksa Kejaksaan Agung Lebih dari 10 Jam

Berita Terbaru