Ajak Masyarakat Kawal Pemungutan Suara, Capres Prabowo Subianto: Tolong Tunggu dan Awasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan dari Komunitas Bakti Untuk Rakyat di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan. (Dok. TKN Prabowo Gibran)

Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan dari Komunitas Bakti Untuk Rakyat di Rumah Kertanegara, Jakarta Selatan. (Dok. TKN Prabowo Gibran)

INFOBUMN.COM  – Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk mengawal proses Pemilu 2024.

Ia mengatakan hal itu perlu dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecurangan.

“Jadi kawal, datang ke TPS, coblos dan tolong ditunggu dan diawasi,” kata Prabowo saat menerima deklarasi dukungan Komunitas Bakti Untuk Rakyat di kediamannya di Jakarta Selatan, Senin (29/1/2024).

Di hadapan ratusan warga, Prabowo optimis paslon nomor urut 2 akan memenangkan pemilu sekali putaran.

Bila melihat hasil survei yang dipaparkan sejumlah lembaga.

Kendati demikian, Prabowo mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah.

Baca artikel lainnya di sini :Cta-cita Pemberantasan Kemiskinan Bisa Dicapai Melihat Kekayaan Alam Indonesia yang Melimpah

“Harus datang ke TPS (tempat pemungutan suara) semuanya. Harus, jangan malas, harus ke TPS.”

“Jangan merasa ‘oh kita menang’, lalu kita nggak datang, jangan. Itu yang dikehendaki oleh pihak-pihak tertentu,” ucap Prabowo.

Lihat konten video lainnya, di sini: Pesan Prabowo ke Emil Dardak: Banyak Pemimpin Muda Muncul, yang Penting Cinta Rakyat Indonesia

“Datang (ke TPS), coblos, periksa surat (suara). Jangan dibilang nanti surat suara rusak, karena ada upaya merusak surat suara yang (memilih) 02,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga meminta masyarakat mengajak lingkungannya untuk memilih paslon nomor 2.

Karena memiliki niat mulia untuk menjadikan Indonesia negara yang berdaya.

“Sesudah itu (pencoblosan), saya tetap butuh dukungan saudara, karena kita harus kerja keras,” jelas Prabowo.

“Kerja keras karena tugas kita tugas mulia, cita-cita kita mulia, kita ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia,” sambungnya.

Adapun ratusan warga perwakilan Komunitas Bakti Untuk Rakyat menyatakan dukungannnya secara langsung kepada Prabowo dalam agenda ‘Bakti Untuk Rakyat #BersamaBapak’.

Hingga saat ini, Bakti Untuk Rakyat tercatat memiliki 500.000 anggota di seluruh Indonesia.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita Apakabarindonesia.com

Jangan lewatkan untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Arahnews.com dan Hellodepok.com .***

 

Berita Terkait

Mengurai Kontroversi Joget Eko Patrio Di Sidang Tahunan MPR
Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat
Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 KIlogram
Jokowi Masuk dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP, Haidar Alwi Beri Tanggapan
Cegah Mantan Menkumham Yasonna Laoly ke Luar Negeri Terkait Kasus Harun Masiku, Ini Penjelasan KPK
Datangi Rumah Kertanegara, Sekitar 50 Calon Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Pemerintanan Prabowo
Majelis Syuro PKS Yakin Prabowo Subianto Mampu Jadikan Indonesia Pemimpin di ASEAN, Ini Penjelasannya
Hadiri Rakornas PKB, Prabowo Subianto Ingin Himpun Seluruh Kekuatan Bangsa untuk Kompak dan Bersatu

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:47 WIB

Mengurai Kontroversi Joget Eko Patrio Di Sidang Tahunan MPR

Minggu, 16 Februari 2025 - 10:58 WIB

Prabowo Subianto di Depan Jokowi Ungkap Dirinya Malu Maju Lagi Kalau Kecewakan Kepercayaan Rakyat

Selasa, 11 Februari 2025 - 15:10 WIB

Bahlil Lahadalia Tegur Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya Terkait Polemik Kebijakan LPG 3 KIlogram

Kamis, 2 Januari 2025 - 15:30 WIB

Jokowi Masuk dalam Nominasi Sebagai Tokoh Dunia Paling Korup 2024 versi OCCRP, Haidar Alwi Beri Tanggapan

Kamis, 26 Desember 2024 - 09:14 WIB

Cegah Mantan Menkumham Yasonna Laoly ke Luar Negeri Terkait Kasus Harun Masiku, Ini Penjelasan KPK

Berita Terbaru

dok siplawfirm.com

Bisnis

Mengenal Lebih Dekat Investasi Crypto

Jumat, 7 Nov 2025 - 22:13 WIB